Skip to content

PSSI = KONTROVERSI ?

PSSI

100 hari lebih masa kepemimpinan Djohar Arifin di PSSI, berbagai keputusan kontroversial mewarnai perjalanannya sebagai Ketum PSSI. Bagaikan pepatah ” Anjing Menggonggong, Kapilah berlalu..” Beliau seperti tidak menghiraukan suara-suara yang mempertanyakan atau bahkan menentang keputusan PSSI.

Jujur saja, saat beliau terpilih menjadi ketum PSSI ada secercah harapan bahwa PSSI akan dibawa ke arah yang lebih baik. Namun harapan tinggalah harapan.. Kenyataannya hal yang sangat menonjol dari pengurus PSSI sekarang adalah KONTROVERSI.

Kita semua masih ingat di awal masa kepemimpinannya, tanpa angin tanpa hujan tiba-tiba memecat pelatih Alfred Ridl begitu saja… Padahal masyarakat penggemar sepakbola Indonesia memberikan apresiasi positif atas kinerjanya menangani timnas senior. Alasan PSSI saat itu adalah karena ketidakjelasan kontrak Alfred Ridl. Jika benar itu masalahnya, kan tinggal dibikin kontrak aja.. beres!

Sekarang kita lihat apa hasilnya? Timnas hanya jadi lumbung gol buat lawan-lawan mereka di putaran ketiga PPD 2014.. Belum satu angka pun berhasil diraih.. Di bawah asuhan Wim Rijsbergen timnas terpuruk di dasar klasemen Grup E. “Prestasi’ lainnya animo penonton terhadap timnas senior turun drastis, indikatornya di pertandingan terakhir SU GBK Senayan kosong melompong…

Kontroversi lain adalah mengenai format kompetisi. PSSI seolah-olah bingung mau seperti apa kompetisi dijalankan. Setelah wacana penggabungan LPI dengan ISL banyak ditentang kemudian ada wacana kompetisi akan dibagi 2 wilayah tapi kemudian dianulir lagi dan menetapkan kompetisi menjadi 1 wilayah.

Kontroversi belum berakhir… tiba-tiba PSSI mengampuni Persibo Bojonegoro dan Persema Malang, yang sebelumnya dikenai sanksi dalam kongres PSSI yang pernah digelar. Pemutihan ini menjadi kontroversi karena mekanismenya oleh banyak pengamat dan pengurus sepakbola dinilai tidak benar.

(Upppss… tulisannya kepanjangan..kontroversi berikutnya ditulis dalam satu paragrap saja padahal harusnya masih ada 6 paragrap lagi…)

Kontroversi pun berlanjut, PSSI memutuskan kompetisi sepakbola profesional level 1 diikuti olah 24 tim, memberikan tiket gratis terhadap 6 klub untuk ikut Liga Indonesia level 1, menyerahkan pengelolaan kompetisi di bawah PT Liga Prima Indonesia Sportindo yang sahamnya milik petinggi PSSI, menyerahkan pengelolaan Persija ke kubu Hadi Basalamah, memutuskan kontrak ANTV secara sepihak dan membuat jadwal kompetisi yang amburadul.

Masih ada lagi?

Iklan

IPB “runner up” kompetisi teknologi pangan internasional

Bogor (ANTARA News) – Mahasiswa yang mewakili Institut Pertanian Bogor (IPB) mengukir prestasi dunia dengan menjadi “runner up” kompetisi antarbangsa mengenai teknologi pangan di Amerika Serikat.

Kepala Humas IPB Ir Henny Windarti kepada ANTARA di Bogor, Jawa Barat, menjelaskan IPB diwakili oleh tim mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan Departemen Ilmu dan Teknologi (ITP) Fakultas Teknologi Pangan, yang terdiri atas empat orang.

Keempat wakil dari IPB itu, yang diberi nama “Tim Mangnut” (Mango-nuts) yang terdiri atas mahasiswa semester 6, yaitu Berlian Purnama Sari sebagai ketua, dengan anggota Akhmad Fahmi Hikmatiyar, Brian Naranathan, dan Erydhatirti Diah Pramesti.

Para mahasiswa IPB itu berlaga pada kompetisi bertajuk “Developing Solution for Developing Countries” (DSDC), yang diselenggarakan oleh Institute of Food Technologists (IFT) pada tanggal 28 Juni 2012 di Las Vegas, Amerika Serikat.

Ia menjelaskan, tim IPB berhasil terpilih sebagai salah satu finalis yang diundang oleh IFT ke Las Vegas bersama-sama dengan dua tim lainnya dari Universiti Putra Malaysia (Vit-A-Go) dan Universitas Brawijaya (Stift Oorrid Mango) untuk mengikuti babak final di hadapan tim juri.

“Pemilihan finalis berdasarkan tahap seleksi pra-proposal yang sangat ketat yang diajukan oleh tim mahasiswa dari seluruh dunia, baik mahasiswa sarjana maupun pascasarjana,” katanya.

Para finalis, katanya, harus memaparkan penelitiannya di depan tim juri yang terdiri atas enam orang dari wakil akademisi dan praktisi industri pangan di Amerika Serikat.

Mereka adalah Sajid Alavi (Kansas State University), Joseph M Awika (Texas A&M University), Betty Bugusu (Purdue University), Luiz Fernadez (Vice President Global Aplication, Tate & Lyle), dan Thomas Nack (Senior Scientist General Mills).

Kudapan berbasis mangga

Tim IPB yang diketuai oleh Berlian Purnama Sari memilih tema tentang “Mangnut (Mango-nuts): Local Based Healthy Snackbar for Children of Kenya”, yaitu konsep produk kudapan berbasis buah mangga lokal untuk target konsumen anak-anak kurang gizi di Kenya.

Mangnut dibuat dari buah mangga varietas Kent yang difermentasi terlebih dahulu kemudian diformulasikan dengan kacang tanah, kacang kedelai, “butter” dan gula.

Kemudian dibentuk seperti snackbar atau produk snak berbentuk batang, dengan konsep “one portion sizing” dengan menggunakan kemasan aluminium foil.

Produk Mangnut mengandung makronutrien (karbohidrat, protein, lemak) dan mikronurien (vitamin A, vitamin C, zat besi).

Dalam sesi paparan dan diskusi, produk Mangnut yang dikembangkan oleh tim ITP-IPB sangat memukau dan dipuji oleh tim juri sebagai “innovative and novel product” yang sangat potensial untuk dikembangkan di Kenya, karena kandungan gizi Mangnut yang baik untuk dapat membantu dalam mengatasi masalah kekurangan gizi di negara itu.

Di samping itu Mangnut juga dapat diproduksi dengan biaya dan investasi yang murah, sehingga layak untuk diproduksi oleh industri kecil sesuai dengan kondisi perekonomian di Kenya.

Sementara itu, dosen IPB Dr Feri Kusnandar yang ikut mendampingi tim ke Las Vegas menjelaskan bahwa tim Mangnut ITP-IPB berhasil menjadi juara kedua setelah dinilai tim juara.

Untuk juara pertama adalah tim UPM yang beranggotakan dua orang mahasiswa program doktor, dan empat orang mahasiswa program master.

Sedangkan juara ketiga adalah tim Universitas Brawijaya yang beranggotakan tiga orang mahasiswa S1.

“Kita berharap kemenangan tim IPB ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa Indonesia lainnya untuk mampu menunjukkan prestasi terbaik yang diakui di tingkat internasional sehingga dapat turut mengharumkan nama bangsa Indonesia,” katanya.

SBY Imbau Masyarakat Tidak Terpecah Belah Karena Pemilu 2014

 

Jakarta – Masyarakat Indonesia akan memilih anggota dewan dan Presiden RI yang baru tahun 2014 mendatang. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengimbau masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan selama pesta demokrasi lima tahunan itu berlangsung. Jangan terpecah belah.

“Sebagaimana tahun ini dan tahun depan kita memasuki tahapan pemilu 2014. Kita harapkan aman dan tertib. Jangan sampai terpecah belah dan jangan ada kekerasan,” ujar SBY saat menghadiri maulid Nabi Muhammad di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (24/1/2013).

SBY juga mengimbau masyarakat agar menghindari tindakan kekerasan dalam mengikuti pemilu. Masyarakat diimbau untuk mengedepankan kerukunan, keamanan dan ketertiban.

“Kalah menang itu biasa dan yang menang harus mengemban amanah,” tuturnya.

(fiq/rmd)

Tip Cegah Alergi Secara Alami

Kesulitan mencegah alergi? Cobalah 12 tip alami untuk mencegah timbulnya alergi berikut ini.

Ketika tubuh terpapar zat-zat atau benda-benda bersifat alergen seperti yang terkandung dalam seafood, bisa serangga, serbuk sari, kotoran, polusi, bulu binatang, jamur, dan masih banyak lagi, maka sistem antibodi kita bereaksi berlebihan sehingga menimbulkan gejala-gejala alergi yang parah seperti peradangan, kulit memerah, eksema, bengkak, bintik-bintik merah, dan asma.

Sementara alergi ringan mengakibatkan gejala seperti demam, hidung tersumbat, pilek mengalir, gatal-gatal, mata berair, atau kepala pusing. Ada pula alergi yang terjadi tanpa harus terpapar langsung dengan alergen, dinamakan atopic allergy.

Selain pengobatan medis dengan Pharmacotherapy dan Immunotherapy, alergi juga dapat dicegah dengan cara alami seperti berikut ini :

  1. Bersihkan secara teratur rumah Anda dari zat-zat alergen. Hindari kelembapan dan biarkan udara segar keluar masuk dengan bebas. Pel lantai rumah, gunakan AC, vacuum cleaner, atau pemanas ruangan untuk membersihkan debu, jamur, tungau, bakteri, dan serbuk sari. Bila perlu jangan gunakan karpet. Gunakan cuka sebagai disinfektan. Cegah hewan peliharaan masuk kamar tidur atau naik ke atas kasur atau sofa.
  2.  Konsumsi bromelain, adalah semacam enzim yang mampu meredakan proses peradangan, mengatur respon imun yang berlebihan, dan meredakan alergi. Terdapat pada buah-buahan seperti pepaya, nanas, dan kiwi. Konsumsilah saat menderita alergi atau cobalah cari suplemen bromelain.
  3. Minumlah 1 sendok madu asli, alami, belum diproses dan belum disaring untuk membantu meredakan alergi setiap hari. Atau konsumsilah suplemen sari madu .
  4. Lakukan pemijatan acupressure sedang dengan jari telunjuk pada masing-masing sisi hidung untuk meringankan alergi sinus. Tahan 3 menit dan tarik nafas dalam-dalam dan hembuskan perlahan.
  5. Kurangi histamin dengan minum teh. Histamin dapat meningkatkan risiko alergi karena perannya dalam peradangan pembuluh darah . Teh hijau dan teh chamomile mengandung zat antihistamin alami dan mampu menyeimbangkan sistem imun tubuh.
  6. Bersihkan saluran pernafasan setiap hari. Kebiasaan sehat ini akan menghindarkan dari kotoran termasuk alergen yang terhirup.
  7. Konsumsilah suplemen tanaman obat dari ekstrak daun tanaman stinging nettle yang sudah digunakan di seluruh dunia untuk mengobati peradangan dan meredakan alergi. Zat aktifnya mampu menangkal kerja sel-sel imun penyebab peradangan. Jenis tanaman anti-alergi lainnya adalah bunga Magnolia, xanthium, mint, dandelion, Chinese basil, siler root, dan schizandra. Pilihlah dalam bentuk ramuan teh atau obat tradisional Cina berlabel “Allergy Tamer” yang mampu menyeimbangkan sistem imun dan meredakan gejala-gejala alergi.
  8. Prinsip pencegahan yang paling mudah dengan menghindari zat-zat alergen yang merangsang berlebihan sistem imun, termasuk juga makanan. Diantaranya hindari coklat, seafood , kentang, tomat, dan terong.
  9. Hindari juga makanan berselaput lendir dan basah seperti berbagai produk dari susu, makanan mentah dan dingin, jagung , dan gula sederhana . Gantilah dengan roti dan pasta gandum utuh, nasi merah, kinoa, atau millet.
  10. Masaklah dengan bumbu-bumbu pelega sinus seperti jahe, kemangi, bawang putih, oregano, cabe, kunir, kunyit, atau lobak. Jangan lupa cuci bersih sayur-mayur dengan air mengalir untuk membuang residu pestisida dan zat kimia. Pilih sayur-mayur organik.
  11.  Konsumsilah pepaya, pear, nanas, ceri, mangga, jeruk, dan cranberry.
  12. Minumlah cukup air setiap hari karena penting untuk menguras saluran limpa.(vem/df/bee)

Nassar Bungkam Soal Kiriman Foto Nana dari Penculik

Baru-baru ini, beredar kabar kalau penculik Nana (anak Muzdalifah) telah mengirim amplop ancaman yang juga berisi foto-foto siswi SDN 6 Tangerang yang disandera itu. Namun saat dimintai pernyataan, ayah tiri Nana, , mengaku tak tahu menahu soal foto tersebut.

“Untuk itu aku belum bicara , aku bicara apa yang aku tahu, yang tidak tahu aku tidak bicara,” kata Nassar di rumahnya di Tangerang, Rabu (23/1) malam. “Aku tidak membesar-besarkan apapun, aku hanya mau Nana pulang. Insya Allah terwujud apa yang kalian (penculik) mau.”

Sementara itu, polisi telah memeriksa 22 saksi terkait penculikan Nana dari kalangan teman, saudara ataupun kenalan keluarga. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto juga mengakui pihaknya akan menyelidiki soal kabar beredarnya foto Nana via BlackBerry Messenger itu.

“Kasusnya sendiri masih dalam pengembangan, termasuk mengenai motif para pelaku. Itu masuk dalam teknis penyidikan ya, jadi tidak bisa diungkapkan,” ujar Rikwanto. “Sejak hilang (17 Januari lalu), belum ditemukan indikasi ke arah sana. Penculik juga belum menghubungi pihak orangtua lagi untuk meminta tebusan atau melakukan kontak.” (wk/ri)

Read more: http://www.wowkeren.com/berita/tampil/00030725.html#ixzz2IvkAFJgR

Empat Pembunuh Livia Terancam Hukuman Mati

Empat Pembunuh Livia Terancam Hukuman Mati

Empat pelaku pembunuhan terhadap Livia Pavita Soelistio (22) diduga sudah merencanakan untuk menghabisi nyawa mahasiswi Universitas Bina Nusantara tersebut. Keempat pelaku, yakni RH (24), IR (22), MF (19), dan AP (22), terancam hukuman mati.

“Kami menemukan tali jerat itu di lokasi penemuan mayat di Cisauk. Tali itu sebelumnya sudah ada di dalam mikrolet sehingga diduga direncanakan sebelumnya,” ujar Kapolres Jakarta Barat Komisaris Besar Setija Junianta, Selasa (6/9/2011), dalam jumpa pers di Mapolres Jakarta Barat.

Tali itu, kata Setija, disiapkan apabila korban memberontak. Karena memberontak saat dirampok di dalam mikrolet itulah, nyawa Livia akhirnya dihabisi keempat pelaku yang berprofesi sebagai sopir tembak ini.

“Mereka memutuskan menghabisi korban setelah korban memberontak. Awalnya dibekap sweater dan langsung dijerat lehernya dengan tali yang sudah disiapkan,” tutur Setija.

Selain menemukan tali jerat yang biasa dipakai mengikat barang, polisi juga menemukan satu buah ponsel Sony Ericson dan satu buah ponsel Blacberry 8900 warna hitam. Keempat pelaku dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan, dan Pasal 365 Ayat 3 KUHP tentang Curas.

“Ancaman hukuman maksimalnya hukuman mati karena (Pasal) 340 dia menghabisi nyawa secara berencana,” kata Setija

Jam Dagang Geser, BEI Terus Pantau Kenaikan Transaksi

Ilustrasi. (Foto: okezone)

JAKARTA – Bertambahnya waktu perdagangan saham pasar modal domestik mempengaruhi nilai transaksi perdagangan.

“Bertambahnya waktu trading mempengaruhi nilai transaksi di pasar modal kita, namun masih ada kemungkinan lain,” ungkap Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Samsul Hidayat, di Gedung BEI, Jakarta.

Namun menurutnya, hingga kini pihak bursa masih melakukan pantauan terhadap kenaikan nilai transaksi perdagangan tersebut. Kenaikan pada nilai transaksi bisa juga karena kondisi perekonomian Indonesia.

“Saat ini kita sedang melakukan analisa apakah peningkatan tersebut pengaruh dari perpanjangan waktu perdagangan atau hal lainnya,” jelasnya.

Sebelumnya, menurut Direktur Teknologi Informasi BEI Adikin Basirun perubahan jam perdagangan yang memiliki dampak pada fitur baru atau sistem post trading yang diterapkan Bursa Efek Indonesia (BEI). Penambahan jumlah transaksi dari pasar baru tersebut sebesar Rp350 miliar.

“Selain itu adanya fitur pre-closing atau penentuan harga perdagangan saham menjelang penutupan perdagangan. Kedua sistem baru tersebut, menurutnya lazim diterapkan di bursa efek negara lain untuk menciptakan harga pasar yang wajar, teratur dan efisien,” katanya.

Dampak percepatan jam dagang diperkirakan dapat terasa setelah satu atau dua bulan diterapkan, bila memasuki dua minggu, masih belum dapat dipastikan. Tujuan awal percepatan jam bursa ini memang diharapkan membawa dampak positif bagi bursa efek di Indonesia.

Selain menguntungkan investor asing, percepatan jam bursa ini juga diyakini olehnya menguntungkan bagi investor domestik, terutama yang berada di Indonesia tengah dan timur, karena kini waktunya lebih panjang. (ade)